loading...

Tahukah Kamu : Sejarah Lengkap Kerajaan Majapahit dari Awal Hingga Runtuh


Aug 09, 2025   |   266 views

Sejarah Majapahit Nusantara Indonesia Kerajaan

Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia yang berdiri di wilayah Jawa Timur pada abad ke-13 hingga abad ke-16. Majapahit dikenal sebagai kerajaan maritim yang menguasai sebagian besar wilayah Nusantara dan bahkan mempengaruhi kawasan Asia Tenggara. Kejayaannya meninggalkan warisan budaya, politik, dan ekonomi yang masih terasa hingga kini.

Kerajaan Majapahit berdiri pada tahun 1293 M setelah Raden Wijaya berhasil mengalahkan pasukan Mongol yang dipimpin oleh Kubilai Khan. Raden Wijaya kemudian mendirikan pusat kerajaan di Trowulan, yang kini terletak di Mojokerto, Jawa Timur. Dari sinilah perjalanan panjang Majapahit dimulai, mencatat berbagai peristiwa penting dalam sejarah nusantara.

Pada masa awal berdirinya, Majapahit dipimpin oleh Raden Wijaya dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Kerajaan ini mewarisi kekuatan politik dari Kerajaan Singhasari, namun membawa pembaruan dalam sistem pemerintahan dan perdagangan. Majapahit memanfaatkan letak geografisnya yang strategis di jalur perdagangan maritim internasional, sehingga mampu menguasai arus ekonomi dan politik di kawasan Asia Tenggara.

Puncak kejayaan Majapahit terjadi pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350–1389 M), didampingi oleh Mahapatih Gajah Mada yang terkenal dengan Sumpah Palapa-nya. Dalam sumpah tersebut, Gajah Mada bertekad untuk menyatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah panji Majapahit. Berkat strategi politik dan militer yang cemerlang, wilayah kekuasaan Majapahit membentang dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, hingga semenanjung Malaya dan sebagian Filipina.

Majapahit juga dikenal sebagai pusat kebudayaan yang melahirkan berbagai karya sastra, arsitektur, dan seni. Karya sastra monumental seperti Nagarakretagama karya Mpu Prapanca dan Sutasoma karya Mpu Tantular menjadi sumber sejarah penting sekaligus memperkenalkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam bidang arsitektur, Majapahit meninggalkan candi-candi indah seperti Candi Brahu, Candi Bajang Ratu, dan Gapura Wringin Lawang yang menjadi bukti kemegahan peradaban mereka.

Sistem pemerintahan Majapahit terbagi menjadi pusat dan daerah, dengan pembagian wilayah berdasarkan sistem mandala. Raja memegang kekuasaan tertinggi, dibantu oleh mahapatih, para menteri, serta pejabat daerah yang mengatur wilayah taklukan. Dalam bidang ekonomi, Majapahit mengandalkan perdagangan rempah-rempah, beras, dan komoditas maritim lainnya yang diekspor ke berbagai wilayah Asia.

Namun, setelah wafatnya Hayam Wuruk, Majapahit mulai mengalami kemunduran akibat perebutan tahta, melemahnya pemerintahan, dan munculnya kekuatan Islam di pesisir utara Jawa. Perang saudara yang dikenal sebagai Perang Paregreg (1405–1406 M) memperlemah stabilitas kerajaan. Perlahan-lahan, daerah kekuasaan Majapahit terlepas satu per satu.

Keruntuhan Majapahit diperkirakan terjadi pada awal abad ke-16, ketika kekuasaan di Jawa didominasi oleh Kesultanan Demak. Meskipun runtuh secara politik, warisan budaya dan sejarah Majapahit tetap hidup dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

Peninggalan Kerajaan Majapahit kini dapat ditemukan di berbagai situs sejarah, terutama di Trowulan. Artefak, prasasti, dan bangunan peninggalan mereka menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Majapahit bukan hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga simbol persatuan, kejayaan maritim, dan identitas bangsa Indonesia.

Sejarah lengkap Kerajaan Majapahit mengajarkan pentingnya persatuan, kepemimpinan yang visioner, dan kemampuan memanfaatkan potensi sumber daya. Dari awal berdiri hingga runtuhnya, Majapahit telah menorehkan catatan emas yang terus menginspirasi generasi penerus.

Rekomendasi untuk kamu

Kamu butuh buku ini ?
Smart Book : Fisika 12 untuk SMA/MA

Smart Book : Fisika 12 untuk SMA/MA

Penulis: Pujianto, dkk.
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I

Penulis: Muhammad Nurzakun, Joko Santoso
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Baca juga buku yang lainnya

Rescue! Rescue!

Rescue! Rescue!

Penulis: Dewi Cholidatul
Penerbit: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
By: SIBI KEMDIKBUD

Prakarya Semester 1 Kelas XI

Prakarya Semester 1 Kelas XI

Penulis: RR. Indah Setyowati, Wawat Naswati, Heatiningsih, Miftakhodin, Cahyadi, Dwi Ayu
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
By: SIBI KEMDIKBUD

Buku Guru Kelas IV Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup

Buku Guru Kelas IV Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup

Penulis: Angi St. Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, Nuniek Puspitawati,Lely Mifthachul Khasanah, Santi Hendriyeti
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
By: SIBI KEMDIKBUD

Buku Panduan Guru Dasar-Dasar Perhotelan untuk SMK/MAK Kelas X

Buku Panduan Guru Dasar-Dasar Perhotelan untuk SMK/MAK Kelas X

Penulis: Elviani Tyaswening, Rina Kuntari
Penerbit: Pusat Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD

Buku Guru Pendidikan Pancasila Dan kewarganegaraan Kelas VII

Buku Guru Pendidikan Pancasila Dan kewarganegaraan Kelas VII

Penulis: Lukman Surya Saputra, Aa Nurdiaman, Salikun
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
By: SIBI KEMDIKBUD
PR Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas 9

PR Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas 9

Penulis: Apriyanto Dwi Santoso
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
By: GRAMEDIA
PR Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas 4A

PR Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas 4A

Penulis: Arifah Rizky Aviliyah
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
By: GRAMEDIA
Cari Tahukah Kamu Home Pelajaran Kelas