loading...

Tahukah Kamu : Sejarah Lengkap Kerajaan Majapahit dari Awal Hingga Runtuh


Aug 09, 2025   |   132 views

Sejarah Majapahit Nusantara Indonesia Kerajaan

Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia yang berdiri di wilayah Jawa Timur pada abad ke-13 hingga abad ke-16. Majapahit dikenal sebagai kerajaan maritim yang menguasai sebagian besar wilayah Nusantara dan bahkan mempengaruhi kawasan Asia Tenggara. Kejayaannya meninggalkan warisan budaya, politik, dan ekonomi yang masih terasa hingga kini.

Kerajaan Majapahit berdiri pada tahun 1293 M setelah Raden Wijaya berhasil mengalahkan pasukan Mongol yang dipimpin oleh Kubilai Khan. Raden Wijaya kemudian mendirikan pusat kerajaan di Trowulan, yang kini terletak di Mojokerto, Jawa Timur. Dari sinilah perjalanan panjang Majapahit dimulai, mencatat berbagai peristiwa penting dalam sejarah nusantara.

Pada masa awal berdirinya, Majapahit dipimpin oleh Raden Wijaya dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Kerajaan ini mewarisi kekuatan politik dari Kerajaan Singhasari, namun membawa pembaruan dalam sistem pemerintahan dan perdagangan. Majapahit memanfaatkan letak geografisnya yang strategis di jalur perdagangan maritim internasional, sehingga mampu menguasai arus ekonomi dan politik di kawasan Asia Tenggara.

Puncak kejayaan Majapahit terjadi pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350–1389 M), didampingi oleh Mahapatih Gajah Mada yang terkenal dengan Sumpah Palapa-nya. Dalam sumpah tersebut, Gajah Mada bertekad untuk menyatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah panji Majapahit. Berkat strategi politik dan militer yang cemerlang, wilayah kekuasaan Majapahit membentang dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, hingga semenanjung Malaya dan sebagian Filipina.

Majapahit juga dikenal sebagai pusat kebudayaan yang melahirkan berbagai karya sastra, arsitektur, dan seni. Karya sastra monumental seperti Nagarakretagama karya Mpu Prapanca dan Sutasoma karya Mpu Tantular menjadi sumber sejarah penting sekaligus memperkenalkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam bidang arsitektur, Majapahit meninggalkan candi-candi indah seperti Candi Brahu, Candi Bajang Ratu, dan Gapura Wringin Lawang yang menjadi bukti kemegahan peradaban mereka.

Sistem pemerintahan Majapahit terbagi menjadi pusat dan daerah, dengan pembagian wilayah berdasarkan sistem mandala. Raja memegang kekuasaan tertinggi, dibantu oleh mahapatih, para menteri, serta pejabat daerah yang mengatur wilayah taklukan. Dalam bidang ekonomi, Majapahit mengandalkan perdagangan rempah-rempah, beras, dan komoditas maritim lainnya yang diekspor ke berbagai wilayah Asia.

Namun, setelah wafatnya Hayam Wuruk, Majapahit mulai mengalami kemunduran akibat perebutan tahta, melemahnya pemerintahan, dan munculnya kekuatan Islam di pesisir utara Jawa. Perang saudara yang dikenal sebagai Perang Paregreg (1405–1406 M) memperlemah stabilitas kerajaan. Perlahan-lahan, daerah kekuasaan Majapahit terlepas satu per satu.

Keruntuhan Majapahit diperkirakan terjadi pada awal abad ke-16, ketika kekuasaan di Jawa didominasi oleh Kesultanan Demak. Meskipun runtuh secara politik, warisan budaya dan sejarah Majapahit tetap hidup dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

Peninggalan Kerajaan Majapahit kini dapat ditemukan di berbagai situs sejarah, terutama di Trowulan. Artefak, prasasti, dan bangunan peninggalan mereka menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Majapahit bukan hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga simbol persatuan, kejayaan maritim, dan identitas bangsa Indonesia.

Sejarah lengkap Kerajaan Majapahit mengajarkan pentingnya persatuan, kepemimpinan yang visioner, dan kemampuan memanfaatkan potensi sumber daya. Dari awal berdiri hingga runtuhnya, Majapahit telah menorehkan catatan emas yang terus menginspirasi generasi penerus.

Rekomendasi untuk kamu

Kamu butuh buku ini ?
Sejarah untuk SMA/SMK Kelas 11

Sejarah untuk SMA/SMK Kelas 11

Penulis: Martina Safitri, Indah Wahyu Puji Utami, Zein Ilyas
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek
Buku Guru Kelas VI Tema 2 Persatuan Dalam Perbedaan

Buku Guru Kelas VI Tema 2 Persatuan Dalam Perbedaan

Penulis: Angi St. Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, Nuniek Puspitawati, Lely Mifthachul Khasanah, Santi Hendriyeti.
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
Baca juga buku yang lainnya

Buku Panduan Guru Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI

Buku Panduan Guru Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI

Penulis: Antonius Sukoco
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas X

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas X

Penulis: Sudrajat Wiradihardja, Syarifudin
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
By: SIBI KEMDIKBUD

Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas III

Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas III

Penulis: Trianti Nugraheni, Fifiet Dwi Tresna Santana
Penerbit: Pusat Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD

Dasar-Dasar Teknik Energi Terbarukan untuk SMK/MAK Kelas X

Dasar-Dasar Teknik Energi Terbarukan untuk SMK/MAK Kelas X

Penulis: Indra Samsudin, Rachmat Roswadi Purnomo, Darmayanti
Penerbit: Pusat Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD

Sejarah untuk SMA Kelas XI

Sejarah untuk SMA Kelas XI

Penulis: Martina Safitry, Indah Wahyu Puji Utami, Zein Ilyas
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD
PR Matematika untuk SD/MI Kelas 5A

PR Matematika untuk SD/MI Kelas 5A

Penulis: Miyanto
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
By: GRAMEDIA
PR IPAS untuk SD/MI Kelas 4A

PR IPAS untuk SD/MI Kelas 4A

Penulis: Henny Purnama Wati
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
By: GRAMEDIA
Cari Tahukah Kamu Home Pelajaran Kelas