loading...

Tahukah Kamu : Alasan Ilmiah Mengapa Kita Mengantuk Setelah Makan Siang


Aug 09, 2025   |   246 views

Sains Tubuh Kesehatan Pelajar Fakta

Alasan ilmiah mengapa kita mengantuk setelah makan siang ternyata bukan sekadar mitos atau kebiasaan malas. Fenomena ini dikenal dengan istilah post-lunch dip atau food coma dalam dunia medis, dan sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan. Kondisi ini terjadi karena kombinasi antara proses pencernaan, perubahan hormon, serta ritme biologis tubuh.

Setelah makan siang, tubuh kita mulai memproses makanan menjadi energi. Proses pencernaan memerlukan aliran darah ekstra menuju sistem pencernaan, sehingga aliran darah ke otak sedikit berkurang. Inilah yang memicu rasa kantuk dan lemas. Selain itu, makanan yang tinggi karbohidrat dan gula dapat meningkatkan kadar insulin, yang memengaruhi masuknya triptofan ke otak. Triptofan kemudian diubah menjadi serotonin dan melatonin — hormon yang membuat kita merasa rileks dan mengantuk.

Berikut beberapa faktor ilmiah yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan siang:

  • Ritme sirkadian tubuh – Sekitar pukul 13.00–15.00, ritme biologis manusia memang menurun secara alami, membuat energi menurun dan rasa kantuk meningkat.
  • Kandungan makanan – Konsumsi nasi putih, pasta, roti, atau makanan manis mempercepat lonjakan dan penurunan kadar gula darah.
  • Proses pencernaan – Tubuh memprioritaskan energi untuk mencerna makanan, sehingga aktivitas otak sedikit melambat.
  • Pengaruh hormon – Perubahan kadar insulin, serotonin, dan melatonin dapat memicu rasa rileks yang berujung pada kantuk.

Untuk mengurangi rasa kantuk setelah makan siang, ada beberapa tips yang didukung penelitian:

  • Pilih porsi makan yang seimbang dan tidak berlebihan.
  • Kombinasikan karbohidrat kompleks dengan protein dan sayuran.
  • Hindari makanan terlalu manis atau berlemak tinggi saat siang hari.
  • Lakukan peregangan ringan atau berjalan kaki 5–10 menit setelah makan.
  • Pastikan tidur malam cukup, minimal 7 jam.

Menariknya, rasa kantuk setelah makan siang tidak selalu hal buruk. Dalam beberapa budaya, seperti Spanyol dengan tradisi siesta, tidur siang sebentar justru terbukti meningkatkan produktivitas. Studi menunjukkan tidur siang singkat selama 10–20 menit dapat memperbaiki konsentrasi, memori, dan suasana hati.

Kesimpulannya, mengantuk setelah makan siang adalah respon alami tubuh terhadap proses pencernaan dan ritme biologis. Dengan memahami penyebabnya, kita bisa mengatur pola makan dan aktivitas agar tetap produktif sepanjang hari tanpa kehilangan energi setelah jam makan siang.

Rekomendasi untuk kamu

Kamu butuh buku ini ?
Smart Book : Fisika 12 untuk SMA/MA

Smart Book : Fisika 12 untuk SMA/MA

Penulis: Pujianto, dkk.
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
Buku Guru Kelas IV Tema 5 pahlawanku

Buku Guru Kelas IV Tema 5 pahlawanku

Penulis: Angi St Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, Nuniek Puspitawati,Lely Mifthachul Khasanah, Santi Hendriyeti
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud
Baca juga buku yang lainnya

 Panduan Guru Matematika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)

Panduan Guru Matematika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)

Penulis: Dicky Susanto, Theja Kurniawan , Savitri K. Sihombing, Eunice Salim, Marianna Magdalena Radjawane, Ummy Salmah, Ambarsari Kusuma Wardani
Penerbit: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
By: SIBI KEMDIKBUD

Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII

Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII

Penulis: Siti Zubaidah, Susriyati Mahanal, Lia Yuliati, I Wayan Dasna, Ardian A. Pangestuti, Dyne R. Puspitasari, Hamim T. Mahfudhillah, Alifa Robitah, Zenia L. Kurniawati, Fatia Rosyida, Mar’atus Sholihah
Penerbit:
By: SIBI KEMDIKBUD

Buku Guru Pendidikan pancasila Dan Kewarganegaraan Kelas XII

Buku Guru Pendidikan pancasila Dan Kewarganegaraan Kelas XII

Penulis: Yusnawan Lubis ,Mohamad Sodeli
Penerbit:
By: SIBI KEMDIKBUD

Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut: Cakap Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/MA Kelas XII

Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut: Cakap Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/MA Kelas XII

Penulis: Maman, Jajang Priatna, Indrya Mulyaningsih
Penerbit: Pusat Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD

Geografi untuk SMA Kelas XI

Geografi untuk SMA Kelas XI

Penulis: Budi Handoyo
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
By: SIBI KEMDIKBUD
Modul Belajar Mandiri Fisika SMA/MA Kelas X, Xi, Xii

Modul Belajar Mandiri Fisika SMA/MA Kelas X, Xi, Xii

Penulis: Tim Smart Academy
Penerbit: Gramedia Edukasi Nusantara
By: GRAMEDIA
PR Interaktif IPS untuk SMP/MTs Kelas 8A

PR Interaktif IPS untuk SMP/MTs Kelas 8A

Penulis: Tri Haryanto
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
By: GRAMEDIA
Cari Tahukah Kamu Home Pelajaran Kelas