Selamat datang di halaman pembelajaran! Mari kita perdalam pemahaman tentang materi Pecahan. Halaman ini merangkum kumpulan latihan soal beserta pembahasannya yang dirancang khusus untuk mata pelajaran Matematika tingkat SMP Kelas 7. Dengan berlatih dan mempelajari contoh-contoh soal di bawah ini, diharapkan Anda dapat lebih siap dalam menghadapi ujian sekolah maupun sekadar mengasah konsep dasar secara menyeluruh. Silakan pelajari soal-soal beserta kunci jawabannya dengan seksama!
Jul 08, 2025 | 296 views
A. 2/3
B. 3/4
C. 4/6
D. 6/9
Pembahasan :
Untuk menyederhanakan pecahan 12/18, kita cari faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 12 dan 18, yaitu 6. Kemudian, kita bagi kedua pembilang dan penyebut dengan 6, sehingga menjadi 2/3.
A. 5/3
B. 7/3
C. 4/3
D. 3/3
Pembahasan :
Pecahan campuran 2 1/3 berarti 2 seluruh ditambah 1/3. Jadi, 2 + 1/3 = 7/3.
A. 1/4
B. 1/8
C. 1/3
D. 3/8
Pembahasan :
Untuk menjumlahkan pecahan, kita cari penyebut persekutuan terkecil (S.P.T) dari 4 dan 2, yaitu 4. Kemudian, kita ubah pecahan menjadi memiliki penyebut yang sama: 3/4 + 1/2 = 3/4 + 2/4 = 5/4. Namun, karena 5/4 tidak bisa disederhanakan menjadi pecahan biasa, kita balik dan tulis 5/4 = 1 1/4 yang kemudian disederhanakan menjadi 5/4.
A. 3/5
B. 5/3
C. 35/5
D. 15/5
Pembahasan :
Perbandingan A : B = 3 : 5 berarti A adalah 3 bagian dan B adalah 5 bagian. Oleh karena itu, A = 3/5 B.
A. 10/16
B. 20/24
C. 5/4
D. 10/12
Pembahasan :
Untuk menyederhanakan pecahan 5/8, kita cari FPB dari 5 dan 8, yaitu 1. Karena FPB-nya 1, maka pecahan tersebut sudah paling sederhana. Namun, jika kita salah mengira dan mencari faktor persekutuan terbesar (FPB) yang lebih besar, misalnya 2, maka kita bisa menyederhanakan menjadi 5/4, yang sudah tidak bisa lebih sederhana.
A. 1/12
B. 2/12
C. 3/12
D. 4/12
Pembahasan :
Untuk mengalikan pecahan, kita kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut: 1/4 x 2/3 = (1 x 2) / (4 x 3) = 2/12. Kemudian, kita sederhanakan menjadi 1/6.
A. 3/5 memiliki penyebut yang lebih kecil
B. 1/2 memiliki pembilang yang lebih besar
C. 3/5 memiliki pembilang yang lebih besar
D. 1/2 memiliki penyebut yang lebih besar
Pembahasan :
Untuk membandingkan pecahan, kita ubah menjadi pecahan dengan penyebut yang sama. 3/5 = 6/10 dan 1/2 = 5/10. Karena 6/10 lebih besar dari 5/10, maka 3/5 lebih besar dari 1/2.
A. 0 1/5
B. 0 2/5
C. 1 1/5
D. 1 2/5
Pembahasan :
2/5 = 0,4. Karena 0,4 lebih besar dari 0,25 (1/4), maka 2/5 dapat ditulis sebagai 1 2/5.
A. 2/3
B. 3/4
C. 1/2
D. 2/9
Pembahasan :
Untuk membagi pecahan, kita bagi pembilang dengan penyebut: 4/6 : 2/3 = (4/6) : (2/3) = (4/6) x (3/2) = (4 x 3) / (6 x 2) = 12/12 = 1.
A. 2:3
B. 3:2
C. 2:9
D. 4:3
Pembahasan :
Kita cari nilai X sehingga A = 4X dan B = 6X. Karena B : C = 2 : 3, maka 6X : C = 2 : 3. Jadi, C = 3 * 6X/2 = 9X. Kemudian, A : C = 4X : 9X = 4/9, atau 4 : 9.