loading...

Belajar Soal Matematika Kelas 5 SD Tentang Pecahan


Selamat datang di halaman pembelajaran! Mari kita perdalam pemahaman tentang materi Pecahan. Halaman ini merangkum kumpulan latihan soal beserta pembahasannya yang dirancang khusus untuk mata pelajaran Matematika tingkat SD Kelas 5. Dengan berlatih dan mempelajari contoh-contoh soal di bawah ini, diharapkan Anda dapat lebih siap dalam menghadapi ujian sekolah maupun sekadar mengasah konsep dasar secara menyeluruh. Silakan pelajari soal-soal beserta kunci jawabannya dengan seksama!

Materi :

Pecahan

Deskripsi :

Mempelajari konsep pecahan, termasuk pembacaan, penulisan, dan operasi hitung dasar.

Jenjang Pendidikan : SD
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : SD Kelas 5
Waktu :15 Menit

Jul 08, 2025   |   273 views


Kamu butuh buku ini ?
PR Matematika untuk SD/MI Kelas 5A

PR Matematika untuk SD/MI Kelas 5A

Penulis: Miyanto
Penerbit: Intan Pariwara Edukasi
Buku Kelas I Tema 7 Benda, Hewan, Tumbuhan disekitarku

Buku Kelas I Tema 7 Benda, Hewan, Tumbuhan disekitarku

Penulis: Sonya Sinyanyuri, Lubna Assagaf
Penerbit: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud

Pecahan 1/4 dibaca sebagai...

A. Satu per empat
B. Satu empat
C. Empat per satu
D. Empat per empat

Pembahasan :
Pembacaan pecahan 1/4 adalah 'satu per empat'. 'Satu' menunjukkan angka 1, dan 'per empat' menunjukkan bahwa pecahan tersebut adalah bagian dari keseluruhan yang dibagi menjadi empat bagian yang sama.

Pecahan 3/5 lebih besar dari atau lebih kecil dari pecahan 1/5?

A. Lebih besar
B. Lebih kecil
C. Sama
D. Tidak dapat ditentukan

Pembahasan :
Karena 3 lebih besar dari 1, maka 3/5 lebih besar dari 1/5. Pecahan yang lebih besar adalah pecahan yang memiliki angka pembilang yang lebih besar.

Pecahan yang memiliki angka pembilang lebih besar dari angka penyebut disebut...

A. Pecahan biasa
B. Pecahan campuran
C. Pecahan tidak wajar
D. Pecahan sederhana

Pembahasan :
Pecahan tidak wajar adalah pecahan di mana angka pembilang lebih besar dari angka penyebut. Contoh: 5/3.

Pecahan 2/3 sama dengan pecahan...

A. 1/2
B. 2/6
C. 3/4
D. 4/5

Pembahasan :
2/3 sama dengan 2/6 karena keduanya memiliki penyebut yang sama. Pecahan yang sama adalah pecahan yang memiliki penyebut dan pembilang yang sama.

Pecahan 1/2 dapat dikonversi menjadi pecahan campuran menjadi...

A. 1 1/2
B. 2 1/2
C. 1 1/4
D. 2 1/4

Pembahasan :
1/2 dapat dikonversi menjadi pecahan campuran 2 1/2. Ini karena 1/2 sama dengan 1 bagian dari 2 bagian, yang berarti 2 bagian penuh ditambah 1/2 bagian.

Pecahan 3/8 dapat ditulis sebagai pecahan campuran menjadi...

A. 0 3/8
B. 0 1/8
C. 1 3/8
D. 1 1/8

Pembahasan :
3/8 dapat dikonversi menjadi pecahan campuran 1 3/8. Ini karena 3/8 sama dengan 1 bagian dari 8 bagian, yang berarti 1 bagian penuh ditambah 3/8 bagian.

Pecahan 4/6 dapat disederhanakan menjadi pecahan...

A. 2/3
B. 1/2
C. 2/6
D. 4/3

Pembahasan :
Pecahan 4/6 dapat disederhanakan menjadi 2/3 karena 4 dan 6 memiliki faktor persekutuan terbesar (FPB) adalah 2. Dengan membagi pembilang dan penyebut dengan 2, kita mendapatkan 2/3.

Pecahan 5/10 sama dengan pecahan...

A. 1/2
B. 5/2
C. 10/5
D. 2/5

Pembahasan :
Pecahan 5/10 sama dengan 1/2 karena 5 dan 10 memiliki faktor persekutuan terbesar (FPB) adalah 5. Dengan membagi pembilang dan penyebut dengan 5, kita mendapatkan 1/2.

Pecahan yang menunjukkan bagian yang lebih kecil dari keseluruhan adalah...

A. Pembilang
B. Penyebut
C. Bagian yang dibagi
D. Semua bagian

Pembahasan :
Penyebut adalah angka yang menunjukkan berapa banyak bagian yang sama dari keseluruhan yang ada. Semakin besar penyebut, semakin kecil masing-masing bagian.

Bagian dari keseluruhan yang diukur dalam pecahan disebut...

A. Penyebut
B. Pembilang
C. Keseluruhan
D. Bagian

Pembahasan :
Bagian dari keseluruhan yang diukur dalam pecahan disebut bagian. Bagian tersebut adalah angka yang ditulis di atas garis pecahan (pembilang).

Cari Tahukah Kamu Home Pelajaran Kelas